Sepanjang tahun lalu, Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) telah
mengislamkan 345 orang itu, 30 persen diantaranya warga negara asing (WNA).
“Bila ditotal semenjak tahun 1993, Masjid Agung Sunda Kelapa sudah mengislamkan
16.345 orang.” Papar kepala Biadang Pembinaan Muallaf dan Layanan Konsultasi
MASK, Anwar Sujana kepada Republika.co.id
Menurut
dia, menjadi mualaf sangatlah berat. Apalagi di era seperti saat ini dimana
arus informasi negatif tentang Islam begitu mengemuka. Belum selesai soal itu,
mualaf harus menghadapi tekanan keluarga terhadap keyakinan barunya. “Ditambah
persoalan lain yang sangat berpengaruh seperti ekonomi, sosial dan budaya yang
melatari kehidupan mualaf sebelumnya,” kata dia. Ke depan, kata Anwar, meski
fokus Umat Islam terhadap pembinaan mualaf masih jauh dari harapan. Pada
akhirnya, umat Islam tanah air akan menaruh perhatian dalam perkembangan mulaf.
“Harapannya
umat Islam dapat memberikan perhatian lebih kepada saudara-saudara barunya.
Sangat mungkin, melalui perhatian yang diberikan, kelak para mualaf ini akan
berperan dalam mewujudkan kemajuan Islam,” pungkasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar