Senin, April 8

LAGI TENTANG PUASA (SHAUM) NABI DAUD...?

Sblmnya ini pernah dibahas bbrp hari lalu...tp jawabannya blom ada yg memuaskan saya...

Pertanyaan...(sederhana...):

>Apa keutamaan Shaum nabi Daud??

>Ada yg bilang...Shaum nabi Daud dilakukan....sehari shaum...sehari ngga...diselang seling tanpa putus...Berapa lama dilaksanakan??sebulan ato setahun??ato sepanjang hidup???
(ada teman saya yg melaksanakannya spt itu...sampe sekarang msh aktif)

>Kalo benar (point 2),so bgmana dg kaum hawa??Apa bisa melaksanakan shaum tsb??Mengingat,kaum hawa ada masa tdk suci (haid)...otomatis puasanya akan terputus.Kecuali yg sdh menopouse.
Atau shaum ini hanya ditujukan utk kaum Adam???

 
Banyak cara yang dapat dilakukan oleh seorang hamba untuk beribadah kepada Alloh Swt. Selain menjalankan ibadah wajib, maka Alloh memberikan jalan melalui amalan-amalan sunnahnya, diantaranya melakukan puasa sunnah.

Berpuasa baik yang wajib maupun sunnah memiliki banyak keutamaan. Diantaranya perisai dari neraka dan doa yang tidak tertolak ketika ia berbuka.
Sedangkan puasa Daud ini merupakan sebaik-baik puasa sunnah. Hal ini berdasarkan hadits:
"Puasa yang paling dicintai Alloh ialah puasanya Daud dan shalat yang paling dicintai Allah ialah shalatnya Daud ia tidur pada pertengahan malam, qiyamul lail pada sepertiganya, dan tidur lagi pada seperenam malam. Ia berpuasa satu hari dan tidak berpuasa satu hari." (Muttafaqun 'alahi)

Berpuasa Daud dapat dilakukan kapan saja, tanpa batasan waktu.

Bagi wanita dapat juga menjalankan puasa Daud ini. Sebagaimana puasa romadhon, maka ketika sedang haid dia tidak boleh berpuasa. Tetapi bukan berarti bahwa ini dikhususkan hanya untuk pria saja.

Memang bagi wanita,ada syarat lain yang harus dilakukan ketika menjalankan puasa sunnah yaitu meminta ijin kepada suami jika dia telah menikah. Hal tersebut disebabkan karena ada hak suami pada istri yang tidak bisa tertunaikan jika dia sedang berpuasa. Jika suami tidak mengijinkan, maka istri dilarang menjalankan puasa sunnah apapun. Seorang istri tidak perlu takut kehilangan pahala, karena dibalik ketaatannya pada suami juga terkandung pahala yang besar.